DokMud's zone

kumpulan informasi kesehatan, referrat kedokteran, dan artikel kedokteran islam.

LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK

Ditulis oleh Hetti di/pada 15 Januari 2010

I. PENDAHULUAN

Penyakit lupus eritematosus termasuk penyakit kolagen, penyakit kolagenosis, penyakit mesenkhim. Menurut klasifikasi oleh KLEMPERER, yang termasuk golongan tersebut selain lupus eritematosus antara lain ; skleroderma, dermatomiositis, arthritis rematika, demam rematik dan poliarthritis. Klasifikasi tersebut berdasarkan atas degenerasi fibrinoid serat-serat kolagen yang luas yang terdapat di dalam jaringan mesenkhikm. Kelainan serat kolagen dan serat fibrin menimbulkan manifestasi klinis yang berlainan. Yang sama ialah, bahwa semua penyakit pada golongan ini merupakan satu kompleks respon autoimun, disini hanya akan dibahas lupus eritematosus sistemik (1). Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam kuit kelamin | Leave a Comment »

VITILIGO

Ditulis oleh Hetti di/pada 15 Januari 2010

I. PENDAHULUAN

Warna kulit manusia ditentukan oleh berbagai pigmen. Yang berperan pada penentuan warna kulit adalah karoten, melanin, oksihemoglobin dan hemoglobin bentuk reduksi, yang paling berperan adalah pigmen melanin. Melanosis adalah kelainan pada proses pembentukan pigmen melanin kulit dapat berupa hipermelanosis (melanoderma) bila produksi pigmen bertambah dan hipomelanosis (lekoderma) bila produksi pigmen berkurang. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam kuit kelamin | Bertanda: | Leave a Comment »

TINEA KAPITIS

Ditulis oleh Hetti di/pada 15 Januari 2010

I. PENDAHULUAN

Tinea kapitis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur superfisial pada kulit kepala, bulu mata dengan kecenderungan menyerang tangkai rambut dan folikel – folikel rambut. Penyakit ini termasuk kepada mikosis superfisialis atau dermatofitosis. Beberapa sinonim yang digunakan termasuk ringworm of the scalp dan tinea tonsurans. Di Amerika Serikat dan wilayah lain di dunia insiden dari tinea kapitis meningkat.(1)

Dermatofitosis mempunyai beberapa gejala klinik yang nyata, tergantung pada letak anatomi dan etiologi agents. Secara klinis dermatofitosis terdiri atas tinea kapitis, tinea favosa (hasil dari infeksi oleh Trichophyton schoenleinii), tinea corporis ( ringworm of glabrous skin ), tinea imbrikata ( ringworm hasil infeksi oleh T. concentrikum ), tinea unguium ( ringworm of the nail ), tinea pedis ( ringworm of the feet ), tinea barbae ( ringworm of the beard ) dan tinea manum ( ringworm of the hand).(1) Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam kuit kelamin | Bertanda: | Leave a Comment »

TOKOLITIK PADA KEBIDANAN

Ditulis oleh Hetti di/pada 10 Januari 2010

I. PENDAHULUAN

Kelahiran bayi prematur dapat mempengaruhi morbiditas dan mortalitas perinatal, di negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris persalinan prematur adalah penyebab tertinggi angka morbiditas dan mortalitas perinatal, dimana komplikasi yang diakibatkan oleh persalinan pretem lebih dari 10% dari seluruh kehamilan oleh karena itu persalinan prematur merupakan hal yang patut mendapat perhatian khusus mengenai penatalaksanaannya disamping upaya pencegahannya.1-11

Tujuan penanganan persalinan dan kelahiran prematur adalah untuk mencegah dan menghentikan terjadinya kontraksi uterus dengan obat-obatan tokolitik sampai kehamilan seaterm mungkin atau sampai janin mempunyai maturitas paru yang dinggap cukup mampu untuk hidup di luar kandungan. Walaupun kemungkinan obat tokolitik hanya berhasil sementara, tetapi penundaan ini penting untuk memberikan kesempatan untuk pemberian kortikosteroid untuk merangsang pematangan paru- paru.1-3,5 Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Obgyn | Bertanda: | Leave a Comment »

SINDROM HELLP PADA PREEKLAMSI/EKLAMSI

Ditulis oleh Hetti di/pada 10 Januari 2010

PENDAHULUAN

Hemolisis, kelainan tes fungsi hati dan jumlah trombosit yang rendah sudah sejak lama dikenal sebagai komplikasi dari preeklampsi-eklampsi (Chesley 1978; Godlin 1982; Mc Kay 1972). (1,2,7)

Godlin menamakan sindrom ini EPH Gestosis tipe II, MacKennan dkk. menganggapnya sebagai suatu misdiagnosis preeklampsi, (2) sedangkan penulis lain menyebutkannya sebagai bentuk awal preeklampsi berat, variasi unik dari preeklampsi. (3)

Pada 1982, Weinstein melaporkan 29 kasus preeklampsi berat, eklampsi dengan komplikasi trombositopeni, kelainan sediaan apus darah tepi, dan kelainan tes fungsi hati. Ia menyatakan bahwa kumpulan tanda dan gejala ini benar-benar terpisah dari preeklampsi berat dan membentuk satu istilah: Sindrom HELLP; H untuk Hemolysis, EL untuk Elevated Liver Enzymes, dan LP untuk Low Platelet. (1,3,5)

Sibai dkk. menunjukkan adanya perbedaan nyata dalam hal terminologi, insidens, penyebab, diagnosis dan penatalaksanaan sindrom ini.(1,3) Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Obgyn | Bertanda: | Leave a Comment »

PENGOBATAN SIMTOMATIK

Ditulis oleh Hetti di/pada 8 Desember 2009

Pendahuluan

Pada tahun 1959, H.K. Beecher (1), penulis buku berjudul “The Measurement of Subjective Responses” mengatakan : “Notwithstanding the fact that the limelight in therapeutics has for some time been focused on the great advances made in chemotherapy, it is nonetheless true that much of medicine is still concerned with the treatment of symptoms”. Pernyataan ini benar dan masih berlaku dalam dekade ini.
Sebelum tahun 1940-an hampir semua farmakoterapi yang dilakukan dokter ialah mengurangi gejala penyakit, pengobatan kausal hampir seluruhnya terdiri atas pembedahan. Baru dengan dikenalnya obat antiparasit dan antiinfeksi seperti Salvarsan dan kemudian penisilin, maka terapi kausal berkembang pesat dan menciptakan pengertian bahwa bila mungkin, suatu penyakit lebih baik diobati pada akarnya (terapi kausal) daripada mengurangkan gejalanya saja (terapi simtomatik). Dengan demikian terapi kausal memperoleh bobot yang jauh lebih penting daripada pengobatan simtomatik. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Farmakologi | Bertanda: | Leave a Comment »

ANEMIA APLASTIK

Ditulis oleh Hetti di/pada 7 November 2009

PENDAHULUAN
Anemia aplasik banyak ditemukan di seluruh dunia, tidak hanya di negeri yang sedang maju. Inseden dan angka kematian pada anemia aplasik dapat disebabkan oleh infeksi dan pendarahan, pengobatan sering kali memerlukan waktu yang panjang dan kejadian relaps setelah pengobatan sering terjadi. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Interna | Bertanda: | 4 Komentar »

Urtikaria

Ditulis oleh Hetti di/pada 7 November 2009

Urtikaria termasuk penyakit alergi yang sering ditemukan pada praktek sehari-hari selain asma, alergi obat, alergi makanan, dan dermatitis. Urtikaria dijumpai pada kira-kira 10-20% dari populasi. Urtikaria ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya makanan, obat, faktor fisik, infeksi, psikis, keganasan, penyakit metabolik, dan kolagen. Pada keadaan akut umumnya mudah diketahui, sedangkan pada keadaaan kronik sukar ditemukan, bahkan 80-90% tidak diketahui penyebabnya.
Disebut urtikaria akut bila keluhan terjadi kurang dari 6 minggu, umumnya terjadi pada usia anak-anak dan usia muda. Disebut urtikaria kronik bila gejala yang timbul lebih dari 6 minggu. Urtikaria kronik banyak ditemukan pada kelompok wanita usia pertengahan. Gejala urtikaria kronik sering berulang dan biasanya menghebat pada malam hari. Bila urtikaria kronik tidak hilang dalam 24 jam perlu dipikirkan kemungkinan vaskulitis urtikaria. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Interna | Bertanda: | Leave a Comment »

BEBERAPA TIPS KESEHATAN

Ditulis oleh Hetti di/pada 7 November 2009

:: TIPS MENGHINDARI PENYAKIT JANTUNG KORONER
 Periksa tekanan darah secara teratur
 Tidak merokok
 Periksa apakah Anda mengidap Diabetes, dan kendalikan kadar
glukosa darah bila Anda mengidap Diabetes
 Pertahankan berat badan yang normal
 Diet rendah kolesterol dan lemak jenuh
 Olahraga secara teratur
 Kurangi dampak stres dengan cara relaksasi
 Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ilmu Peny Gigi dan Mulut | Bertanda: | Leave a Comment »

ATHEROSKLEROSIS

Ditulis oleh Hetti di/pada 7 November 2009

Atherosklerosis adalah pengerasan dan penebalan dinding pembulu darah arteri akibat plaque dimulai dari lapisan intima bagian pembuluh darah paling dalam yang kemudian meluas juga ke lapisan media dari pembuluh darah yang terjadi karena proses pengendapan lemak, komplek karbohidrat dan produk darah, jaringan ikat dan calcium. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Interna | Bertanda: | Leave a Comment »