Gangguan Neurotik


Perkembangan konsep neurotik atau sisi dan berbagai psikologia  Dikelompokkan jadi : Gangguan neurosis, gangguan somatoform dan gangguan terkait stress.

Konsep neurologis secara prinsip tidak lagi digunakan.

Gangguan Anxietas Fobik
Anxietas dicetuskan oleh adanya : Situasi objek ayang jelas. Antara lain : Takut penyakit ( Noso Fobia ). Takut perubahan bentuk badan ( Dismor Fobia ). Objek tersebut dihindari / dihadapi dengan rasa terancam.

Secara subjectif :
Anxietas fobik tidak beda dengan anxietas lain ringan sampai dengan berat ( Serangan panik ). Sering berbarengan dengan depresi  Parah / depresi juga bisa disertai anxietas fobik

Gangguan anxietas fobik
1. Agrofobia ( Tempat terbuka )
– Keramaian, bepergian sendiri
– Tempat umum
2. Fobia sosial ( bergaul )
3. Fobia khas ( Terisolasi )
Tidak ada gejala psikiatrik
4. Gangguan Anxietas fobik lainnya
Pedoman diagnostik : semua kriteria harus terpenuhi ( Lihat PPDGJ III )
Gangguan Anxietas Lainnya
Manifestasi anxietas sebagai gejala utama dapat disertai gejala depresi & Obsesif

1. Gangguan Panik
Pedoman diagnostik :
– Ditegakkan bila tidak ada anxietas fobik
– Diagnosa pasti ada beberpa kali serangan anxietas berat dalam ± 1 bln
a. Secara objectif sebenarnya tidak berbahaya
b. Unpredictable Situasional
c. Anxietas umum relatif bebas
Anxietas antisipationik ( Setelah membayangkan situasi membahayakan )

2. Gangguan Cemas Menyeluruh
Pedoman Diagnostik :
a. Anxietas gejala akut  Hampir setiap hari utnuk beberapa minggu / bulan
b. Gejala mencakup unsur :
– Kecemasan ( Tentang Nasib )
– Ketegangan motorik ( Sakit kepala, gemetar )
– Over aktivitas otonomik ( Kepala ringan, berkeringat, berdebar-debar, sesak nafas, keluhan lambung, pusing, mulut kering )
c. Pada anak-anak ( Penting untuk diterangkan kelainan somatik menonjol )
d. Ada Gejala yang sementara ( depresi )

3. Gangguan Campuran Cemas dan Depresi
Pedoman Diagnostik :
– Ada gangguan cemas dan depresi
– Bila anxietas berat + Depresi yang ringan disamakan dengan gangguan anxietas lainnya / anxietas fobik
– Bila A+B  Berat, diagnosa campuran tidak dipakai
– Bila berkait erat dengan stress kehidupan  Harus didiagnosa gangguan penyesuaian

4. Gangguan Anxietas Campuran lainnya
Diluar ketentuan 2/3

Gangguan Obsesif Kompulsif
Pedoman Diagnostik :
– Harus ada gejala obsesif dan gejala kompulsif hampir setiap hari selama 2 mgg berturut-turut
– Sangat mengganggu atau sumber penderitaan
– Gejala obsesif harus :
1. Ada satu tindakan tidak bisa dilkukan
2. Tindakan bukan merupakan kepuasan
3. Gagasan yang mucul tidak menyenangkan
– Berkaitan erat dengan depresi
– Antara pikiran obsesif dan deperesi (  )
– Diagnosa ditegakkan pada saat gejala obsesif timbul, tidak ada depresif
– Gejala : Obsesif sedang yang terjadi pada :
– Schizoprenia
– Syndrom Touresie
– Gangguan mental orang
– Dianggap sebagai bagian dari kondisi obsesif
– Predominan pikiran obsesif / pengulangan
– Predominan tindakan kompulsif
– Campuran pikiran dan tindakan obsesif ( Lihat PPDGJ III )

Gejala Dissosiatif ( Konversi )
Gejala Utama :
– Kehilangan sebagian atau seluruh dari integrasi normal dibawah kendali kesadaran, antara lain :
– Ingatan masa lalu
– Kesadaran identitas & Penginderaan
– Kontrol terhadap gerakan tubuh
– Kemampuan kendali dibawah kesadaran & kendali selektif tersebut terganggu sampai taraf rendah, berlangsung dari hari / jam ke jam

Pedoman Diagnostik :
Untuk diagnosa pasti hal tersebut, harus ada :
1. Gambaran klinis seperti diatas
2. Tidak ada bukti adanya gangguan fisik
3. Bukti ada penyebab gangguan psikologis dalam bentuk huubungan waktu yang jelas dengan problem kejadia yang “Stressfull” atau hubungan interpersonal meskipun disangkal

a. Amnesia Dissosiatif
b. Fugue Dissosiatif
c. Yang trans & kesurupan  Kehilangan sementara pengahayatan identitas diri dan kesadaran terhadap lingkungan
d. Gangguan Motorik dissosiatif
e. Konvulsi dissosiatif
f. Amnesia dan kehilangan sensorik dissosiatif
g. Gangguan dissosiatif ( Konversi ) campuran ( lihat PPDGJ III )

Gangguan Somatoform
Gejala Utama :
Keluhan – keluhan atau gejala fisik yang berulang-ulang :
– Disertai permintaan penyakit fisik, meskipun hasil (–) atau normal
– Menyangkal anta kelainan fisik ~ dengan problem walaupun didapatkan gejala depresi / anxietas
– Tidak adanya saling pengertian antara dokter & pasien terhadap kekecewaan masing-masing

1. Gangguan Somatisasi :
– > kelainan fisik ( masing-masing )
– > 2 th
– Tidak mau menerima saran
– Disabilitas fungsi terhadap penyakit atau kelainan

2. Gangguan Somatif tidak terinci
3. Gangguan Hipokontrik
4. Disfungsi otonomik somatoform
5. Gangguan nyeri somatoform menetap
6. Gangguan Somatoform lainnya, ytt ( Lihat PPDGJ III & Sinopsis )

Gangguan Neurotik Lainnya
– Neuritisnia
– Siindroom dipersonalisasi – Derealisasi
– Gangguan neurotik lainnya, DDT
– Gangguan Neuroti ytt
( PPDGJ III & Sinopsis )

Gangguan Penyesuaian & Reaksi Stress Berat
1. Gangguan Penyesuaian
Pedoman Diagnostik :
– Tidak ada kejadian, seandainya tidak mengalami hal tersebut
– Manifestasi yang bervariasi ( Depresi, cemas, gangguan tingkah laku campuran & gejala tidak spesifik )
– Onset 1 bulan setelah stressor ada & tidak melebihi 6 bulan
– Diagnosa tergantung evakluasi hubungan antara :
a. Berat gejala
b. Corak kepribadian / riwayat
c. Kejadian ( Stressor )

2. Gangguan Pasca Trauma
Pedoman Diagnostik :
– Flash Back ( Bayangan / mimpi dari kejadian )
– Gangguan otonomik, gangguan afek, gangguan tingkah laku ( tidak khas )
– Squelae menahun ( lambat )
– Diagnosa dan sterusnya setelah 6 bulan kejadian traumatik

3. Reaksi Stress Berat ( PPDGJ III )

Gangguan Neurotik
1. Gangguan anxietas fobik
2. Gangguan anxietas lainnya
3. Gangguan obsesif kompulsif
4. Gangguan penyesuaian dan reaksi terhadap stress berat
5. Gangguan dissosiatif ( konversi )
6. Gangguan somatoform
7. Gangguan Neurotik lainnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s