PENYALAHGUNAAN dan KETERGANTUNGAN NAZA


Pengertian :
Penyalahgunaan zat ( Substance Abuse ) adalah pemakaian zat diluar indikasi medik, tanpa petunjuk/resep dokter, pemakaian sendiri secara teratur / berkala sekurang-kurangnya selama 1 bulan. Bersifat patologik dan menumbuhkan hendaya ( impairment ) dalam fungsinya ( HAWARI 2000 )

Ketergantungan Zat
Adalah kondisi yang kebanyakan diakibatkan oleh penyalahgunaan zat, yang disertai dengan adanya toleransi zat dan gejala putus asa ( Withdrawal symptoms )

N A Z A
1. Adalah  Narkotika alkohol dan zat aditif lainnya
2. Nama lain : NAPZA ( Narkotika, Alkohol, Psikotropika tinggi dan lebih sering
– Overdosis  Rangsang SSP berlebihan
– Refleksi meninggi, gemetar, insomnia, mudah tersinggung/pemarah, bingung/halusinasi, panik, tubuh menggigil, kulit pucat/kemerahan, keringat berlebihan, hipertensi/hipotensi, pois tidak teratur, muntah, diare, kejang otot perut, kejang-kejang, kehilangan kesadaran ( koma )  Delirium

6. Sedativa Hipnotika
– Khasiat sebagai obat tidur / golongan psikotropika mengandung zat aktif nitrzepam / barbiturat / senyawa lain yang khasiatnya serupa
– Penyalahgunaan sedatif / hipnotika seperti adiktif dan dependensi apalagi bila over dosis ( Hawari 2000 )

Perubahan Psikologik
– Emosi labil, mudah tersinggung, pemarah
– Kurang hambatan dorongan impulse seksual dan agresif
– Bicara melantur – Perilaku adaftif
– Gangguan RTA

Perubahan Fisik
– Bicara cadel / slurred speech
– Gangguan koordinasi
– Cara jalan tidak mantap
– Gangguan perhatian / daya ingat

Penanggulangan :
I. Therapi Medik Psikiatri ( Psikofarma )
– Neurotransmitter pada gangguan syaraf pusat otak  Gangguan mental & perilaku
– Proses mental adiktif  Craving ( Rasa ingn )
– Mayor Transquilizer, anti depresan

II. Therapi Medik Psikiatri ( Psikotherapi )
1. Suportif
 Dorongan semangat
 Agar tidak putus asa
2. Reduktif  Mendidik
3. Rekonstruktif  Memperbaiki kepribadian
4. Kognitif  Faktor kognitif ( Daya pikir +/- )
5. Psikodinamika
– Predisposisi ( Cemas / depresi )
– Kontribusi ( Keluarga )
– Pencetus ( Teman )
6. Prilaku
Maladaptif  Adaptif
7. Keluarga
Keharmonisan + religius ditingkatkan

III. Therapi Medik Somatik
Akibat Jenis Opiat ( Putus zat )
– Sakit hebat
– Nyeri hebat ( Pain killer )
– Lakrimasi, Rhinorea, Insomnia )
– Kelainan paru
– Faktor lever
– Hepatitis
– Endokarditis
– HIV ( Simptomatik + Poliatif )

IV. Therapi Psikososial
Kepribadian anti sosial

V. Therapi psikososial – Religius / Rehabilitasi
– Psikososial  Pengaruh
– Religius  Pesantren

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s