Psikiatri Forensik


Surat keterangan ahli kedokteran jiwa ( Visum et Psychiatriain )
1. Perihal Konseptual
Falsafah KUHP  Dari latar belakang KUHP yaitu landasan idiil  Pancasila

Landasan Hukum
a. UUD 1945 Tap MPR RI No IV/MPR 1978 ( Tujuan : Pembangunan Nasional berwawasan nusantara yaitu satu kesatuan hukum )
b. UU No 14 tahun 1970 sebagai pengganti HR. STB No 44/1941 tentang pidana

Hub VER PSYCH & KUHP  Dikatakan banwa VERPSY, sudah merupakan alat bukti sah. Ada 2 pasal :
– Pasal 65  Terdakwa
– Pasal 7 ( h )
14 ( j )  Penyidik
 Hambatan : Diputuskan / direkomendasi pasal 65 hendaknya dilaksanakan sebaik-baiknya

2. Masalah Sehat dan Sakit
– Tidak digunakan definisi sehat sakit, tapi pengertiannya saja
– Bukan masalah yang simplistik, tapi cukup komplek meliputi  Unsur : – Penyebab anak – Badan
– Jiwa/mental – Sosial
Pengertian sakit
– Tercantum dalam UU no 90/tahun 2960 ( Tentang pokok-pokok kesehatan )
– Tercantum dalam UU no 3/thun 1966 ( Tentang kesehatan Jiwa )

3. Konsep Perubahan pada KUHP pasal 44

a. BPHN ( Badan Pembina Hukum Nasional )
Barang siapa melakukan tindak pidana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kepadanya disebabkan oleh karena perubahan fungsi jiwa  Gangguan pada kesehatan jiwa  Tidak dipidana ( Pasal 29 )

b. DKJ ( Direktorat Kesehatan Jiwa )
Menegaskan :
• Barangsiapa melakukan tindak pidana yang tidak apat dipertanggungjawabkan oleh karena pada waktu melakukan perbuatan tersebut ia menderita gangguan jiwa / retardasi mental / gangguan kesadaran  Tidak dipidana. Dijelaskan pada pasal 44 ayat 1 : gangguan jiwa adalaj gangguan dalam hal kemampuan untuk menilai realitas.
Retardasi mental : – Ringan
– Sedang
– Berat
• Yang dimaksud pelayanan kesehatan jiwa / RSJ  Adalah RSJ pemerintah pusat / daerah
• Ternyata perbuatan tidak dapat dipertanggungjawabkan pada seseorang karena ayat 1. Maka hakim dapat meminta untuk mendapatkan perawatan di RSJ paling lama 1 tahun.

4. Rahasia Jabatan
Dalam pembuatan VER ~ ordonasi tahun 1937 no 350 ( per UU VER dokter – dokter ). Dengan penelitian kembali tentang ketentuan mengenai daya bukti VER  Dokter ahli kedokteran telah melepasakn rahasia jabatan demi peradilan & keadilan

Perihal Masalah Praktis
Ketentuan Umum
a. Dari ahli kedokteran jiwa psychiater ialah seorang dokter yang memegang ijazah keahlian kedokteran jiwa
b. Pemohon
Pejabat / nadan lembaga mengajukan permintaan tertulis kepada dokter ahli jiwa agar memberikan keterangan ahli keadaan jiwa seseorang
c. Keterangan ahli kedokteran jiwa ialah keterangan yang diberikan oleh psikiater tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana & perdata, guna kepentingan pemeriksaan dipengadilan. Keterangan ini berpegang teguh pada rahasia jabatan.
Keterangan ahli : – Ver Psych
– Non Ver Psych ( Lisan, Tertulis )

Yang berhak menjadi pemohon VER Psych adalah :
A :
1. Penyidik ( KUHP pasal 120 )
2. Penuntut ummum dalam hal tindak pidana khusus ( KUHAP pasal 120, pasal 184 )
3. Hakim pengadilan ( KUHAP pasal 180 ayat 1 )
4. Tersangka / terdakwa mulai pejabat ( KUHAP pasal 65 )
5. Penasehat hukum / pengacara melalui pejabat ( KUHP pasal 80 ayat 1 & 2 )

B:
Yang berhak memohon keterangan ahli kedokteran jiwa lian dibidang pengadilan adalah hakim pengadilan, ditujukan kepada psikiater diwilayah hukum dari pengadilan yang bertugas

Yang boleh / Wajib menerbitkan VER PSYDIATRICUM :
1. Dokter ahli kedokteran jiwa
2. Jika 1 tidak ada  Dimungkinkan dokter umum dengan penetapan SK Menkes. Ex : Kepala kantor wilayah Depkes RI

Hak tersangka / terdakwa  Ada. Tertera jelas dalam KUHP
 Bila observasi, izin tertulis pada instansi setempat observasi dan didampingi dokter yang sudah ditunjuk, ini berlaku bagi :
– Pengacara
– Penasehat hukum
– Dokter pribadi
– Keluarga
– Rohaniawan

Bentuk Keterangan Ahli Kedokteran Jiwa :
1. VER yang didahului sebutan demi keadilan ( Projustisia )
2. Keterangan ahli kedokteran jiwa “ Lisan “ yang dinyatakan dalam sidang pengadilan di bawah sumpah

Pemberian Obat – obatan
Dapat diberikan setelah diagnosis dapat ditegakkan
Jangka Waktu Pemeriksaan :
– Sudah dapat diberikan surat keterangan ahli kedokteran jiwa dalam waktu 14 hari
– Apabila belum dapat disebutkan oleh karena observasi belum selesai juga  Psychiater wajib secara tertulis memberitahu kepada instansi pemohon
– Apabila observasi sudah habis tapi belum dapat dipastikan  Dokter IKJ  Melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada tingkat pemeriksaan yang lain ( lebih tinggi )
– Selam 2 x 14 hari belum selesai tetap memberikan ketegasan

Pembiayaan
Menjadi beban iinstansi dari pejabat pemohon ( No. 1993/KDJ/U/70 & pasal 18 ayat 2 )

Demi Keadlian
( Projustisia )
Surat keterangan ahli kedokteran jiwa
( Visum et Refertum : Psyciatricum )
No.

Yang bertanggung jawab didiri :
Nama :
Jabatan :
NIP :
Tempat/Alamat :
Hp
Observasi :

Atas Pencantuman tertulis dari
Nama :
Umur :
Kerja :
Laporan hasil pemeriksaan :
I. Anamnesis ( Dari berbagai sumber )
II. Status intrinsik
III. Status Neurologis
IV. Status Psikiatrik
V. Pemeriksaan Tmbahan
VI. Diagnosis
a. Formula diagnosa
b. Diagnosa multiaxial
– Axis I ………
– Axis II ……….
– Axis III ……..
– Axis IV ………
– Axis V ………..
VII. Kesimpulan
a. Kemampuan / Ketidakmampuan memaksudkan data tujuan yang sadar
b. Kemampuan / Ketidakmampuan mengarahkan kemauan

Demikianlah VER ini dibuat dengan mengingat sumpah sewaktu menerima jabatan

Nama, Tanggal, Bulan, Tahun

Dr. Yang memeriksa
( NIP : ……………….. )

2 thoughts on “Psikiatri Forensik

  1. wahh.. artikelnya cukup membantu.. kebetulan saya sedang butuh banget mengenai data data soal VER Psychiatrikum.. saya mhs hukum yg lagi butuh keterangan untuk bahan pembuktian di persidangan.. oia mbak.. kira kira mngkin ga kalo emailin saya contoh bentuk visum psychiatrikum, that’ll be ultra helpful hehe🙂
    anyway ambil FK dmana mbak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s