KELUARGA BERENCANA


Falsafah
Membentuk keluarga kecil, bahagia, sejahtera  masyarakat sejahtera
– Perkawinan sah
– Anak  yang didam-idamkan, sehat fisik, mental, sosial

Tokoh Pelopor KB
1. Maria Stopes ( 1880 – 1950 )
– Inggris : Buruh-buruh hamil diatur kehamilan
– Revolusi Industri
2. Margareth Sanger ( 1883 – 1966 )
Program Birth Control
– 1917 : National Birth Control League
– 1921 : National Birth Control Conference I
– 1925 : Konferensi Internasional Birth Kontrol,
New York
– 1927 : World Population Conference, Jenewa
– 1948 : International Comitte on Planned Parent-
hood
– 1952 : Berdirinya IPPF = International Parent –
hood Planned Federation

Pelopor KB di Indonesia
1. Dr. Sulianti Saroso ( Yogyakarta ) 1952
– Menganjurkan para ibu untuk membatasi kelahiran
– Mengalami banyak hambatan
2. Bagian Obgyn FKUI / RSUP
– Prof. Sarwono Prawiroharjo
– Dr. M. Joedana
– Dr. Hanifa Wiknjosastro
– Dr. Koen S. Martino
– Dr. R. Soeharto
– Dr. Hurustiati Subandrio
 Pelayanan dilakukan diam-diam dipoliklinik kebidanan FKUI

23 Desember 1957  Didirikan PKBI ( Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia )

Ketua I : Dr. Soeharto

Tujuan PKBI :
– Mengatur kehamilan
– Mengobati kemandulan
– Nasehat perkawinan

Hambatan adalah KUHP Pasal 283 : Melarang penyebarluasan gagasan KB

– Januari 1967 : Simposium kontrasepsi di Bdg
– Februari 1967 : Kongres PKBI, Jakarta
– 1967 : Deklarasi kependudukan dunia –
oleh Presiden Soeharto
– Agustus 1967 : Proyek KB di DKI
– Novembr 1968 : Lembaga Keluarga Berencana –
Dibwh menteri negara kesejah –
teraan rakyat
– 1970 : LKBN dgn SK Presiden diganti
BKKBN

Program KB di Indonesia
Mengalami perkembangan pesat ditinjau dari :
– Tujuan
– Geografis Angka kelahiran ↓
– Operasional

a. Masa PKBI 1950 – 1960
– Tujuan KB : Menjarangkan kelahiran
– Pelaksanaan dikaitkan dengan KIA dan pengobatan kemandulan

b. Masa LKBN
– Logo KB : Anak 4  2 pria + 2 wanita
– Dikaji hubungan KB dengan agama
– Target akseptor pelita I : 3 juta  Mencegah lahir 600 – 700 ribu bayi
– Program khusus Jawa & Bali

c. Masa BKKBN 1970
 Pelita II Program KB
– Luar Jawa – Bali I
– Cukup 3 anak  Panca Warga

 Pelita III – Program KB
– Luar Jawa – Bali II
– Cukup 2 anak  Catur Warga
– Penurunan tingkat kelahiran 50 %

 Pelita V
– Program gerakan KB nasional
– Masyarakat diajak aktif melembagakan NKKBS
– Tujuan : Masyarakat Sejahtera

Sasaran Program KB Pelita V
– Pasangan usia muda, paritas rendah
– Pelaksanaan Pengelola KB
– Generasi muda
– Wilayah :
– Sentra Industri
– Daerah kumuh Pertumbuhan tinggi
– Daerah pantai
– Daerah terpencil

Pokok – pokok Strategi :
1. Pelayanan Kontrasepsi rasional
2. Pelayanan Sistem Cafetaria
3. Orientasi pelayanan penyaringan s/d komplikasi
4. Menumbuhkan kemandirian pelayanan & pengelolaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s