Vaksin Halal dan Thoyyibah


Kultwit Dr. Piprim B. Yanuarso Sp.A (K) pada 17 Juni 2012

http://chirpstory.com/li/10742

 ==================================================================

1) Ada yg tau gambar ini ? Apa fungsinya alat ini? http://t.co/lAjpIjXl(img:10150981535993120)

 2) Ya betul foto di point 1) adalah lumpang atau mortir dan stamfer yg dipake utk menggerus obat menjadi puyer..

 3) Pada pembuatan obat dg lumpang ini semua bahan baku serta bahan obat aktifnya dicampur jadi satu. Bersinggungan satu sama lain.

 4) Nah kalo proses pembuatan vaksin seperti menggerus obat dalam lumpang,tripsin babi dicampur bahan aktif antigen vaksin, maka vaksin haram

 5) Proses pembuatan vaksin sama sekali berbeda dengan meracik obat dalam lumpang. Beda total. Jangan salah persepsi.

 6) Produksi obat dan vaksin skala industri menggunakan sistem industrial plant yg kompleks dan terintegrasi. Beda dg menggerus puyer..

 7) Utk bikin vaksin perlu: a. Produksi seed (parent seed, master seed, dan working seed) b. Fermentasi working seed c. Isolasi antigen vaksin

 8) d. Purifikasi (pemurnian) polisakarida vaksin.jadi ada berbagai tahap shg bahan baku utk keperluan tertentu tdk besinggungan satu sm lain

 9) Semua vaksin produksi Biofarma tdk mengandung enzym tripsin yg berasal dari babi.. Jadi MUI sdh mengatakan vaksin Biofarma halal..

 10) Nah skrg bagaimana vaksin yg pada prosesnya memerlukan tripsin babi sbg katalisator prosesnya?

 11) Enzym tripsin babi hanya berfungsi sbg ‘gunting’ utk memecah rantai panjang protein mjd peptida rantai pendek as amino.

 12) Jadi tripsin babi ini tidak dimakan oleh bakteri penghasil vaksin tsb..dg kata lain enzim babi hanya bersinggungan dg sel sel bakteri..

 13)Sel-sel bakteri setelah mengalami fermentasi kmd dipecah dan polisakarida yg ada di sebelah dalam dinding bakteri tsb diambil..

 14) Polisakarida inilah yg digunakan sbg antigen/vaksin. Jadi polisakarida tsb tdk bersinggungan baik langsung atau tidak dg enzim babi tsb

 15) Polisakarida tsb kmd mengalami purifikasi dg cara pencucian dan penyaringan bbrp kali utk mdptkan polisakarida vaksin yg murni..

 16) Ini ilustrasi proses pembuatan polisakarida vaksin..tampak bhw antigen vaksin tdk bersinggungan dg tripsin babi..http://t.co/zuLbakQD

(img:10150981552243120)

 17) Proses pencucian dan pengenceran working seed tjd 1:67.5 milyar kali…jd dicuci dan diencerkan 67.5 milyar kali sodara-sodara…

 18) Keputusan hukum PP Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama no 04 th 2010 ttg vaksin meningitis: pensuciannya sesuai utk najis berat

 19) Pensucian cukup dg cara mengeluarkan/membuang enzym babi yg hanya bersinggungan dan TIDAK LARUT dan TIDAK MENYATU dg bakteri phsl vaksin

 20) Hukum vaksinasi meningitis adl mubah (boleh) dan mjd wajib bila tanpa imunisasi itu dikhawatirkan akan terinfeksi bakteri meningitis..

 21) Vaksin yg dlm prosesnya menggunakan tripsi babi adl vaksin Meningitis, Polio injeksi, dan Rotavirus…

 22) Dgn pemaparan proses pembuatan vaksin spt di atas maka jelas bahwa penggunaan tripsin babi sbg katalisator tsb tdk sama dg membuat puyer

 23) Demikian scr ringkas pemaparan proses pembuatan vaksin. Para ahli sdg mencoba terus mengusahakan enzym selain tripsin babi, smg berhasil

 24) Kabar baik ttg Biofarma yg mampu membuat parent seed halal..http://t.co/65qLMDSA

(img:10150981553083120)

 26) Ilustrasi menarik ttg kaitan surat Al Baqarah 173 dg vaksin..smg bermanfaat.. http://t.co/bqpvRNik

(img:10150981559723120)

 27) Bahan kultwit ttg kehalalan vaksin diambil dari presentasi Prof DR Umar Anggara Jenie, guru besar Farmasi UGM pd lokakarya Jaminan Produk Halal di Jkt..

Credit to Prokami-IMANI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s